Mengenal Manfaat Bleaching Gigi serta Efek Sampingnya

Seiring dengan bertambahnya usia dan pola makan, warna gigi bisa berubah menjadi kusam dan menguning. Sikat gigi saja mungkin tidak bisa mengembalikan warnanya. Namun, kamu bisa melakukan bleaching gigi untuk membuat warna gigi menjadi lebih putih.
Prosedur ini termasuk ke dalam kosmetik gigi dan hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi. Sebelum melakukannya, cari tahu lebih banyak tentang pengertian, manfaat, sekaligus efek samping dari bleaching gigi di bawah ini.
Mengenal Bleaching Gigi
Bleaching gigi adalah prosedur pemutihan gigi menggunakan bahan pemutih khusus. Bahan yang digunakan mengandung peroksida sekitar 15% atau lebih. Bahan inilah yang akan membantu membuat gigi lebih putih dan cerah.
Prosedur ini cocok dijalani oleh mereka yang mengalami perubahan warna gigi akibat terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman tertentu. Biarpun sudah menjalani prosedur bleaching gigi, warna gigi bisa kembali menguning jika kebiasaan minum kopi, teh, alkohol, serta merokok kembali dilakukan.
Tujuan utama dari bleaching gigi tentu saja hanya dari aspek estetika. Pasalnya, banyak orang kurang percaya diri jika memiliki gigi kuning. Bleaching gigi ini membantu pasien untuk bisa kembali tersenyum lebar dengan gigi putih dan cerah.
Manfaat Bleaching Gigi
Ada beragam manfaat untuk kamu yang ingin melakukan bleaching gigi. Simak penjelasannya di bawah ini.
1. Membuat gigi lebih putih
Bagi kamu yang memiliki gigi kuning, bleaching gigi menjadi salah satu prosedur yang bisa dijalani. Manfaat langsung yang bisa kamu dapatkan adalah gigi lebih putih, terlihat bersih, dan cerah.
2. Menghilangkan noda di gigi
Noda pada gigi akan muncul dari sisa makanan dan minuman yang menempel di gigi. Noda ini pun akan mengubah warna gigi jika tidak dibersihkan dengan benar. Bleaching gigi tidak hanya memutihkan, tetapi juga membersihkan sisa noda membandel.
3. Menjaga kesehatan mulut
Pembersihan noda di gigi juga sekaligus membantu kesehatan mulut lebih terjaga. Dengan prosedur yang tepat, bleaching juga akan menahan pertumbuhan bakteri buruk di dalam rongga mulut.
4. Gigi putih lebih lama
Dokter akan menjalani prosedur dengan tepat sehingga membuat proses pemutihan gigi menjadi lebih maksimal. Dengan begitu, hasilnya pun bisa bertahan lebih panjang. Dengan prosedur dan perawatan gigi yang benar, hasil bleaching bisa bertahan hingga 3 tahun.
5. Lebih percaya diri
Apa lagi manfaat yang bisa didapatkan selain membangkitkan rasa percaya diri. Dengan gigi yang putih, kamu bisa tersenyum lebih lebar di depan banyak orang. Selain itu, kamu pun bisa mengobrol dengan orang lain tanpa rasa malu.
Prosedur Bleaching Gigi
Bleaching bisa dilakukan hanya dalam satu kali pertemuan dengan dokter gigi. Dokter perlu memeriksa kondisi gigi dan masalah yang ada di dalamnya sebelum memulai prosedur bleaching gigi. Jika sudah bisa dilanjutkan, dokter akan mengoleskan gel pemutih ke gigi pasien.
Proses pengolesan ini pun dilakukan beberapa kali tergantung tingkat keputihan yang diinginkan. Setelah itu, dokter akan memberikan laser ke gigi yang sudah dioleskan selama kurang lebih satu jam. Cara ini akan membantu mempercepat proses pemutihan.
Setelah perawatan ini, pasien juga perlu menjaga kesehatan gigi dengan rutin membersihkan gigi setiap hari di rumah.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bleaching Gigi
Bleaching gigi bukan prosedur yang bisa dijalani oleh semua orang. Banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalaninya. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui.
1. Warna putih gigi bisa kembali memudar
Bleaching gigi tidak bersifat permanen. Artinya, warna gigi bisa kembali menguning jika diikuti dengan kebiasaan minum kopi, teh, alkohol, dan merokok. Kamu perlu mengulangi prosedur bleaching gigi jika gigi sudah tampak kembali menguning.
2. Bleaching berbeda dengan veneer
Bleaching dan veneer gigi sama-sama membuat gigi tampak lebih putih. Namun, dua prosedur ini memberikan hasil yang berbeda. Bleaching bisa menghasilkan warna putih yang lebih alami ketimbang veneer yang membuat gigi putih tampak seperti tembok.
3. Tidak semua gigi bisa
Gigi palsu, impan, atau gigi yang sudah ditambal tidak bisa diputihkan kembali dengan bleaching. Itulah sebabnya dokter perlu melakukan pemeriksaan awal untuk melihat kondisi gigi pasien sebelum dilakukan prosedur pemutihan.
4. Bleaching punya efek samping
Efek samping yang dihasilkan memang tidak terlalu besar. Hanya saja, gigi kamu akan menjadi lebih sensitif, nyeri, kemerahan, dan muncul seperti disetrum. Namun, efek samping ini mungkin tidak akan berlangsung lama dan akan kembali normal setelah 3–7 hari.
5. Bleaching harus dilakukan oleh dokter
Tidak boleh sembarangan, prosedur bleaching harus dilakukan oleh dokter gigi di rumah sakit atau klinik. Semua prosedur pun harus dilakukan secara bertahap dan dimulai dari pemeriksaan. Pasien pun harus melakukan konsultasi lanjutan untuk mencegah timbulnya efek samping yang besar.
Jika memang ingin menjalani bleaching gigi, kamu bisa memanfaatkan layanan dari dokter terbaik di Oda Dental Clinic. Oda Dental Clinic adalah klinik gigi premium yang dikenal dengan layanan estetika dan perawatannya yang minim rasa sakit. Setiap tindakan ditangani oleh dokter gigi berpengalaman, dibantu peralatan modern yang steril, dan berkualitas tinggi.
Dengan lebih dari 10.000 kasus yang sudah ditangani, pilih perawatan gigi yang nyaman agar bisa tampil lebih percaya diri. Untuk info lebih lengkap atau ingin book konsultasi, bisa langsung cek website Oda Dental Clinic atau Instagram @odadentalclinic.